Minggu, 12 Februari 2017 20:10 WITA

Lantik Pengurus LADP, Danny: Kawal Sejarah Makassar!

Editor: Jumardin Akas
Lantik Pengurus LADP, Danny: Kawal Sejarah Makassar!

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto melantik pengurus Lembaga Adat Destinasi Patonro (LADP) di Baruga Anging Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Penghibur, Minggu, (12/2/2017).

Dalam sambutannya, Danny Pomanto berpesan kepada pengurus LADP untuk tetap mengawal sejarah Makassar agar tidak dilupakan oleh generasi masa depan.

"Makassar sarat dengan nilai sejarah, dan budaya. Keberadaan LADP harus mampu menjaga dan menanamkan nilai sejarah dan budaya Makassar kepada anak-anak kita," ujar Danny Pomanto. 

Salah satu bentuk pelestarian sejarah kepada anak-anak, lanjut Danny, adalah dengan mendirikan perpustakaan sejarah dan budaya Makassar di sekolah-sekolah.

"Di dalamnya dapat memuat sejarah dari pahlawan nasional yang berhubungan dengan Makassar seperti Pangeran Diponegoro maupun tokoh dan pejuang asal tanah Bugis-Makassar seperti Sultan Hasanuddin, Andi Djemma Datu Luwu, Lasinrang, Datu Museng dan Maipa Deapati serta Abdullah Dg Sirua,"  jelasnya. 

Lantik Pengurus LADP, Danny: Kawal Sejarah Makassar!

Danny mengkhawatirkan, generasi era 90-an hingga 2000-an cenderung melupakan akar sejarah dan budayanya. Mereka tidak lagi mengenal kisah heroik dari para pejuang di daerah asalnya, ataupun karya sastra yang lahir dari sastrawan Bugis-Makassar yang karyanya bahkan dikagumi dunia seperti Epos I Lagaligo. 

"Semua itu harus kita dekatkan kembali kepada anak-anak kita agar mereka kelak tumbuh menjadi generasi yang mencintai sejarah dan budayanya serta mewarisi nilai-nilai kearifan lokal (local genius) bangsanya," tegas Danny. 

Nilai-nilai sejarah itu sangat penting, kata Danny, untuk membangun karakter generasi bangsa yang percaya diri dan bangga terhadap warisan budaya dan sejarah leluhurnya. Berbagai kisah heroik dari para pendahulu patut menjadi teladan bagi generasi saat ini. 

Lantik Pengurus LADP, Danny: Kawal Sejarah Makassar!

Selain itu, sebuah video kolosal yang menampilkan perjuangan pasukan perang Kerajaan Gowa-Tallo mempertahankan Benteng Somba Opu dari gempuran armada perang VOC menarik perhatian Danny. 

"Video itu akan diputar di setiap  sekolah sebagai bentuk penetrasi sejarah dan budaya kepada pelajar Makassar agar mereka tak lagi menjadi generasi yang gagap sejarah dan budaya," ucapnya .

Untuk mendukung LADP menjaga kelestarian sejarah Makassar. Danny bakal memberikan panggung khusus LADP, untuk mementaskan kisah diaspora 23 panglima perang Kerajaan Gowa-Tallo pasca ditandatanganinya Perjanjian Bongayya. 

"Mereka berdiaspora ke Johor, Penang, Birma, Vietnam, Jogja, dan berperang bersama pasukan Trunojoyo menumpas penjajah. "Keseluruhan kisah itu patut diwariskan kepada generasi saat ini," pungkasnya.

Berita Terkait