Senin, 01 Mei 2017 13:55 WITA

Ramli Manong Dorong Pengembangan Wisata Kuliner di Sidrap

Editor: Fathul Khair Akmal
Ramli Manong Dorong Pengembangan Wisata Kuliner di Sidrap
Ramli Manong

RAKYATKU. COM, SIDRAP - Pengusaha Ramli Manong mendorong terwujudnya wisata kuliner di Kabupaten Sidrap. Menurutnya, banyak potensi yang bisa digerakkan di Kabupaten Sidrap. 

"Salah satunya sektor kuliner dan pariwisata. Kita bisa bikin rest area pusat penjualan ole-ole seperti Krisna di Bali," ujar Ramli Manong di Kedai Ruby, Jalan Sam Ratulangi Pangkanene, Senin (1/5/2017).

Ia menjelaskan, dengan adanya rest area pusat jajanan dan penjualan ole-ole tersebut, bisa menjadi ikon baru bagi Kabupaten Sidrap. Bukan hanya itu, selain faktor pengembangan wisata kuliner, secara otomatis juga akan menciptakan usaha dan pemberdayaan masyarakat.

Disebutkannya, Sidrap ini daerah sentral yang dilintasi dari seluruh penjuru. "Ini yang harus dirubah menjadi destinasi. Kalau tadinya turis lokal dan mancanegara hanya melintas, dengan adanya pusat kuliner atau penjualan oleh-oleh. Sehingga para pelancong ini 'wajib' singgah di Sidrap," tambahnya.

Sehingga Ramli meminta pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sidrap, untuk memberikan peluang seluas-luasnya kepada warga masyarakat Kabupaten Sidrap untuk menciptakan usaha.

"Kita masih kekurangan kuantitas pengusaha di daerah seperti di Sidrap. Kalau kita bisa menciptakan pengusaha sekitar 3 persen saja dari jumlah penduduk, itu sudah sangat lumayan," jelasnya.

Secara nasional, papar dia, jumlah pengusaha di Indonesia masih jauh dari standar. "Baru sekira 1,4 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan di negara Asean lainnya seperti Malaysia itu mencapai 3 hingga 4 persen," terangnya.

sementara Ketua Kadin Sidrap, A M Yusuf Ruby mengatakan, pihaknya selama ini terus berupaya mengawal peningkatan ekonomi dan penciptaan pengusaha baru di Sidrap. "Baru-baru ini kami menggelar seminar kewirausahaan dengan menggalang mahasiswa dan pelajar sebagai peserta, agar termotivasi menjadi entreprenuer muda," ungkapnya.

Owner Hotel Grand Sidny ini menambahkan, sejauh ini pihak Kadin senantiasa berupaya memajukan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). "Ada 2.300 lebih pengelola UMKM di Sidrap saat ini. Sebagian di antaranya kita bina," jelas mantan Ketua BPC Hipmi Kota Makassar itu.

Dijelaskannya, salah satu bentuk pembinaan Kadin terhadap pengelola UMMK tersebut dengan memberikan fasilitas akses ke pihak perbankan untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Ini yang kita lakukan karena UMKM  kesulitan memdapatkan kredit," demikian Yusuf.

Tags