Rabu, 12 Juli 2017 14:06 WITA

Beautiful Malino Masuk Kalender Event Pemprov Sulsel

Editor: Mulyadi Abdillah
Beautiful Malino Masuk Kalender Event Pemprov Sulsel
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo saat menerima Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

RAKYATKU.COM, GOWA - Masyarakat Kabupaten Gowa bisa berbangga. Beautiful Malino yang digagas Bupati Gowa, Adnan Purcihta Ichsan, kini sudah masuk dalam kalender event pariwisata Pemprov Sulsel.

"Beautiful Malino dimasukkan dalam calender of event Pemerintah Provinsi Sulsel. Event ini sudah sejalan dengan perencanaan pariwisata kita. Event ini kita harap jadi industri jasa dan pelayanan," kata ucap Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat melakukan pertemuan dengan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di ruang kerjanya, Selasa (11/7/2017).

Adnan datang menemui orang nomor satu di Sulsel tersebut untuk memaparkan konsep Beautiful Malino sekaligus mengundang gubernur untuk datang pada event tersebut. Saat pertemuan itulah, Syahrul memerintahkan Kadis Pariwisata Sulsel untuk memasukkan event Beautiful Malino dalam kalender of event Pemprov Sulsel seperti Takabonerate Island.

Beautiful Malino Masuk Kalender Event Pemprov Sulsel

Mantan bupati Gowa dua periode itu juga sedikit memberikan masukan demi suksesnya event yang baru dimulau pada tahun ini. 

"Dari pengalaman yang saya miliki, daerah pariwisata butuh terobosan. Sebagus manapun kalau tidak ada kreasi, tempat wisata itu tidak punya arti apa-apa," ungkapnya.

Syahrul juga memesankan dalam pelaksanaan event, mestinya memperhatikan kepentingan orang yang datang. Ia juga minta event ini memberikan gairah untuk orang lokal. "Kalau lokal sudah bergairah baru menargetkan regional kemudian nasional," pintanya.

Gubernur dua periode ini juga meminta beautiful Malino dikaitkan dengan budaya dan religi. "Tapi yang bagus dari event ini, karena Gowa memang dekat. Tapi mesti ada ledakan," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan, pihaknya sudah koordinasikan event ini dengan Kementerian Pariwisata.

"Kita sengaja launching tahun ini, supaya sesuai target tiga tahun kemudian, saat infrastruktur jalan sudah selesai, event sudah dapat kalender pariwisata nasional," terangnya.

Event yang digelar 14-15 Juli ini sendiri akan merangkum berbagai kegiatan. Seperti seminar dan pameran budaya, lari lintas alam, sepeda gunung, bincang budaya, parade bunga, festival music, summer camp.