Minggu, 20 Agustus 2017 23:46 WITA

Lewat Anak, GNI Tanamkan Budaya Enrekang Sejak Dini

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Lewat Anak, GNI Tanamkan Budaya Enrekang Sejak Dini
Tradisi Sisemba pada Festival Budaya di Lapangan Batili, Enrekang Minggu (20/8/2017). 

RAKYATKU.COM, ENREKANG - Ratusan anak Sekolah Dasar (SD) dari berbagai daerah di Kecamatan Enrekang, mengikuti Festival Budaya di Lapangan Batili, Enrekang Minggu (20/8/2017). 

Acara yang diprakarsai Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) Kabupaten Enrekang ini, memang berkecimpung dalam kepedulian dunia anak. Budaya Enrekang yang mulai tergerus dengan modernisasi, hingga perlunya pengenalan budaya sejak usia dini.

"Ini memang kita buat bagaimana budaya adat istiadat kita tidak punah, untuk itu pentingnya mengajarkan atau mengenalkan budaya kepada anak dengan melibatkan mereka dalam tari, lagu, dan tradisi masyarakat Enrekang," kata CDP Manager GNI, Siswandi.

Diantara sekolah yang dilibatkan yakni SD Kaluppini. Dimana di Kaluppini dikenal memiliki adat istiadat yang masih kental di Kabupaten Enrekang. Mereka memiliki pesta adat 8 tahunan, yang sangat terkenal. 

Salah satu yang ditampilkan anak-anak Kaluppini yaitu tradisi Sisemba atau saling tendang, yang memang diperagakan anak-anak dalam tiap ritual.

"Ada penampilan Sisemba, yang memang dilakukan anak-anak ditiap pesta adatnya. Bermakna bagaimana menyelesaikan masalah dengan saling tendang, yang selanjutnya permasalahan harus terhenti, dan kedua belah pihak diminta berdamai. Tak semua anak di Enrekang tahu budayanya sendiri," jelasnya.

Dalam festival kali ini, juga dilibatkan perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan Enrekang, demi mendekatkan buku ke anak-anak yang diminta mengisi waktu dengan membaca sebelum tampil.