Kamis, 15 Maret 2018 17:56 WITA

Kawasan Pantai Pasir Putih CPI Sudah Bisa Dimanfaatkan

Penulis: Azwar Basir
Editor: Adil Patawai Anar
Kawasan Pantai Pasir Putih CPI Sudah Bisa Dimanfaatkan
SYL.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kawasan pantai pasir putih mulai hari ini sudah resmi beroperasi, setelah Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL)  melakukan soft launching lokasi Kawasan Pantai Pasir Putih (white sand beach) di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Kamis (15/3/2018). 

Taman pantai pasir putih ini memiliki luas 2,5 hektar, dengan panjang  400 meter dengan sarana dan prasarana lengkap, untuk mengakomodir kebutuhan ruang publik untuk interaksi masyarakat Sulsel. 

Selain itu, di dalam ruang publik ini juga terdapat fasilitas penunjang seperti kios-kios PKL, toilet umum,  playground, mushola, plaza dan pedesterian.

Juga terdapat area schenic beach promenade (pedestrian) seluas 1.400 meter persegi, playground 475 meter persegi dan plaza 600 meter persegi yang dekat dengan pasir pantai membuat kawasan semakin indah dan menarik untuk dikunjungi.

Di area Iconic 3D trick art plaza, dengan luas 600 meter persegi diharapkan bisa menjadi daya tarik utama. Plaza 3D trick art adalah plaza gambar dua dimensi yang pada angle tertentu akan terlihat tiga dimensi, dibuat oleh seniman Yogyakarta. Posisinya berada di ujung pasir putih. 

SYL mengatakan, pantai ini menjanjikan masa depan yang lebih cerah. Banyak masyarakat yang bisa memanfaatkannya. 

"Hari ini kita mengatakan bahwa tageline kita tidak hanya sekedar tageline tapi bisa aplikasikan, kita di Sulsel makin maju, mandiri dan modern hanya ada jika kebersamaan dijaga dengan baik," kata SYL. 

Gubernur Sulsel dua periode ini pun menegaskan, jika pembangunan yang ada di kawasan Centre Poin Of Indonesia (CPI) ini tidak ada sogok-sogok atau kecurangan di dalamnya. 

"Di sini tidak ada sogok-sogok dan curang, saya merasa diri saya tidak biasa dengan seperti itu. Ini untuk rakyat dan bangsa makanya tidak harus ada sogok-sogok, anak cucu kita akan main main di  sini. Saya mau rakyat saya tetap melihat pantai kapan pun dia mau, bukan malah membangun hotel di sini," tutupnya.