Selasa, 20 Maret 2018 10:16 WITA

Festival I Lagaligo di Soppeng, Berbagai Negara Siap Pamer Budaya

Penulis: Muh Ikhlas
Editor: Adil Patawai Anar
Festival I Lagaligo di Soppeng, Berbagai Negara Siap Pamer Budaya

RAKYATKU.COM, SOPPENG - Festival budaya I Lagaligo akan berlangsung di Kabupaten Soppeng pada Oktober 2018 nanti. Festival ini akan diikuti oleh seluruh negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.

Menurut Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Soppeng, Farouk Adam, seluruh negara yang diundang tersebut akan turut andil dalam event pameran budaya, dimana mereka akan memamerkan kebudayaan dari negara mereka masing-masing.

"Selain pameran budaya, festival juga akan diisi dengan seminar internasional. Dimana sebanyak 16 pemateri dari luar negeri akan dipastikan hadir. Kami menargetkan 30 pemateri. Akan diikuti oleh seluruh masyarakat, termasuk para akademisi," jelas Bang Adam sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan, Festival yang terakhir berlangsung di Kabupaten Luwu pada 6 tahun silam tersebut, akan berlangsung selama sepekan. Dimana 3 kecamatan di Soppeng dipilih sebagai lokasi pusat kegiatan. Diantaranya Kecamatan Lalabata, Marioriwawo, dan Marioriawa.

"Untuk Soppeng sendiri kami akan memamerkan berbagai kuliner khas, potensi wisata dan budaya tradisional daerah," tambahnya.

Event ini rencanya akan dihadiri oleh puluhan ribu peserta dan tamu. Unyuk itu Pemkab Soppeng terpaksa menyewa rumah warga untuk dijadikan penginapan.

"Saat ini kami terkendala masalah penginapan. Jika dihitung seluruh penginapan yang ada. Di Soppeng hanya bisa menyediakan 200 kasur. Untuk itulah kami akan memanfaatkan kurang lebih 500 rumah warga sebagai lokasi penginapan, seperti halnya yang terjadi saat festival di Kabupaten Luwu 6 tahun silam," jelas dia.

Lanjutnya, festival tersebut sepenuhnya diambil alih oleh pihak Universitas Hasanuddin (Unhas). Dimana saat ini pihaknya masih melakukan konsultasi dengan pihak Unhas untuk membentuk kepanitiaan lokal.

"Untuk pembukaannya rencana kami akan mengundang Presiden Joko Widodo, dan perwakilan dari pihak UNESCO untuk hadir pada acara nanti," tutupnya.